Apa_adanya_
Rabu, 25 Januari 2012
Rabu, 18 Januari 2012
PUNCAK HUT SAMARINDA
SAMARINDA. Mengacu Perda Kota Samarinda Nomor 1 Tahun 1988, hari jadi
Kota Samarinda ditetapkan pada 21 Januari 1968. Umumnya kebiasaan
tahun-tahun sebelumnya, pada tanggal tersebut dilakukan upacara bendera
sebagai puncak peringatan serangkaian dengan acara tambahan yang
dilakukan setelah ataupun sebelumnya.
Namun berbeda dengan tahun ini, pelaksanaan upacara bendera peringatan HUT Kota Samarinda rencananya akan dilakukan 24 Januari. "Penundaan ini didasari pada 21 Januari hari libur. Kebetulan pada hari itu sudah ada jadwal kegiatan lain yang termasuk rangkaian kegiatan HUT. Sedangkan hari Senin kebetulan libur nasional, sementara bila dilakukan sebelumnya pada tanggal 20, oleh panitia sudah dijadwal agenda ziarah ke makam pendiri Kota Samarinda Daeng Mangkona yang dilanjutkan sekaligus salat Jumat bersama di Masjid Shirathal Mustaqim. Jadi oleh panitia disepakati peringatan puncak hari jadi kota ini dilakukan Selasa 24 Januari," papar Kabag Humas dan Protokol Erham Yusuf.
Walaupun momentum peringatan mengalami pergeseran jadwal, Erham menyebut tidak akan mengurangi makna sejarah pembangunan kota ini. "Kita semua tidak memandang momentum ini dari pelaksanaan fisik. Tapi lebih dari itu, bagaimana menjaga semangat kebersamaan dalam melaksanakan pembangunan kota ke arah yang lebih maju guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan tema peringatan kali ini," katanya.
Sementara ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan rapat paripurna di gedung DPRD Kota di Jl Basuki Rahmat, akan dilakukan pada hari yang sama.
"Setelah upacara di GOR Segiri dilanjutkan ziarah ke Taman Makam Pahlawan kemudian rapat paripurna di DPRD," sebutnya.
Selanjutnya pada 26 Januari, agenda kegiatan adalah family day pemkot, ada pula haul ulama dan tablig akbar.
Agenda pada 27 Januari adalah Samarinda Green Action. Puncak acara panggung hiburan rakyat pada 28 Januari, menghadirkan Slank di halaman parkir GOR Segiri.
Kemudian 29 Januari Jalan Santai Gembira, start di GOR Segiri. Puncak acara pawai lampion 30 Januari mengambil start di Klenteng Thian Ie Kong di Jl Yos Sudarso. Terakhir job market fair (JMF) 30 Januari - 2 Pebruari di GOR Segiri sebagai pamungkas acara. (hms3/nin)
SUMBER : http://www.sapos.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/20/30485
Namun berbeda dengan tahun ini, pelaksanaan upacara bendera peringatan HUT Kota Samarinda rencananya akan dilakukan 24 Januari. "Penundaan ini didasari pada 21 Januari hari libur. Kebetulan pada hari itu sudah ada jadwal kegiatan lain yang termasuk rangkaian kegiatan HUT. Sedangkan hari Senin kebetulan libur nasional, sementara bila dilakukan sebelumnya pada tanggal 20, oleh panitia sudah dijadwal agenda ziarah ke makam pendiri Kota Samarinda Daeng Mangkona yang dilanjutkan sekaligus salat Jumat bersama di Masjid Shirathal Mustaqim. Jadi oleh panitia disepakati peringatan puncak hari jadi kota ini dilakukan Selasa 24 Januari," papar Kabag Humas dan Protokol Erham Yusuf.
Walaupun momentum peringatan mengalami pergeseran jadwal, Erham menyebut tidak akan mengurangi makna sejarah pembangunan kota ini. "Kita semua tidak memandang momentum ini dari pelaksanaan fisik. Tapi lebih dari itu, bagaimana menjaga semangat kebersamaan dalam melaksanakan pembangunan kota ke arah yang lebih maju guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan tema peringatan kali ini," katanya.
Sementara ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan rapat paripurna di gedung DPRD Kota di Jl Basuki Rahmat, akan dilakukan pada hari yang sama.
"Setelah upacara di GOR Segiri dilanjutkan ziarah ke Taman Makam Pahlawan kemudian rapat paripurna di DPRD," sebutnya.
Selanjutnya pada 26 Januari, agenda kegiatan adalah family day pemkot, ada pula haul ulama dan tablig akbar.
Agenda pada 27 Januari adalah Samarinda Green Action. Puncak acara panggung hiburan rakyat pada 28 Januari, menghadirkan Slank di halaman parkir GOR Segiri.
Kemudian 29 Januari Jalan Santai Gembira, start di GOR Segiri. Puncak acara pawai lampion 30 Januari mengambil start di Klenteng Thian Ie Kong di Jl Yos Sudarso. Terakhir job market fair (JMF) 30 Januari - 2 Pebruari di GOR Segiri sebagai pamungkas acara. (hms3/nin)
SUMBER : http://www.sapos.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/20/30485
Selasa, 10 Januari 2012
Jangan biarkan hati menjadi GELAP
Banyak orang melakukan dosa kepada Allah karena dia merasa cukup dengan kemampuan dirinya dan seakan tidak lagi membutuhkan pada apapun, termasuk pada Sang Mahakaya. Beranggapan bahwa dirinya mampu melakukan semua hal dengan kekuatan dan kemampuannya, hingga lupa dan merasa gak butuh ibadah. Dunia yang didapat hanya membuat jauh dirinya dengan Allah. Kemudian su...mber dosa lainnya adalah orang yang kagak ridha dengan apa yang Allah tetapkan pada dirinya. Sering kali dari bibirnya keluar keluhan dan bahkan gugatan kepada Allah kepada Dia tidak memberikan yang "terbaik" menurut pandangannya. Dia menyangka bahwa apa yang dia alami saat ini tidaklah tepat bagi dirinya, tidak pantas untuk dirinya, tidak layak dialaminya. Dia seakan lebih tahu dari Allah Yang Mahatahu yang mengerti semua detil perkara yang baik dan yang buruk bagi hamba-Nya. Inilah yang terjadi pada Qabil tatkala menuntut ayahnya agar dia dinikahkan dengan adik kembarnya padahal Allah telah menentukan lain untuknya.
Rasa tidak puas dengan apa yang Allah berikan pada kita merupakan penyakit kronis yang melahirkan buruk sangka kepada Allah, mendekti kehendak Allah, menyalahkan Allah. Rasa tidak puas dengan karunia Allah akan mengecilkan rasa syukur kita pada-Nya dan bahkan suatu saat akan memadamkannya. Lenyapnya rasa qana'ah atas karunia-Nya akan membuahkan ketamakan dan ketamakan akan melahirkan kezhaliman-kezhaliman, semakin membuat hati gelap untuk beribadah berada dalam aturan Allah. Dari kezhaliman akan memunculkan kerusakan-kerusakan yang menghancurkan tatanan kehidupan. Terjadi pengendapan dosa karena seringnya kita menunda taubat yang seharusnya cepat kita lakukan. Padahal Allah memerintahkan kita untuk segera merapatkan diri kepada Allah setelah beberapa lama kita telah menjauhinya. Allah sangat senang dengan taubat seorang hamba-Nya.
Sebagaimana yang Allah firmankan :
ألم يعلموا أن الله هو يقبل التوبة عن عباده ويأخذ الصدقات وأن الله هو التواب الرحيم
Tidakkah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima tobat dari hamba-hamba-Nya dan menerima zakat, dan bahwasanya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang? (At-Taubah : 104).
يا أيها الذين آمنوا اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam (Ali Imran : 102).
Bila kita kembali, menuju ampunan dan beramal shaleh demi mengejar redho Allah SWT, dan terus meningkatkan kualitas hubungan kita dengan Allah melalui cara yang disyari'atkan didalam Islam, maka Allah akan memudahkan dirinya kepada ketakwaan hakiki, disanalah dalam sepanjang jalan kehidupan akan terbimbing, mendapat solusi dan Allah bakal memberikan pertolongan bagi diri-Nya dijalan yang tidak disangka-sangka. Kesimpulannya berikan yang terbaik, tunjukkan ibadah yang terbaik serta berjuanlah untuk itu dengan tujuan Allah semata.
sumber : http://www.facebook.com/#!/pages/Yusuf-Mansur-Network/109056501839
Langganan:
Postingan (Atom)

